THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 04 November 2008

Cerpen:Persahabatan

Cerpen Karya:Gueeeee

Persahabatan

Seorang remaja bernama Rama yang tinggal jauh sangat jauh dari orangtuanya,saat itu baru melanjutkan studynya ke SMA.Di tempatnya sekarang dia hidup sendiri tanpa ada yang menemani,saat masuk sekolah ia tidak berani mengobrol seperti anak-anak yang lain karena merasa malu dan merasa dirinya tidak seperti anak-anak yang lain yang sudah mengenal,dia berpikir seperti ini karena dia tidak mengenal satupun di kelasnya.

Teman-temannya pun tidak mau untuk memulai duluan perkenalan dengannya,walaupun di kelas yang ramai itu,Rama tetap merasa sendiri karena tidak memiliki teman.Akhirnya ada seseorang yang mau duduk sebangku dengannya dan mengajak berkenalan dengan Rama,orang itu bernama Dodi.

Dodi mau duduk dengan Rama karena dia juga pernah merasakan kesepian itu,jadi dia ingin menemani Rama agar tidak kesepian dan mengenalkan Rama pada teman-teman yang lainnya.Kesepian Rama pun sudah berkurang tidak seperti sebelumnya.

Karena Dodi adalah tema sebangkunya,Rama bercerita banyak kepada Dodi tentang masa-masa SMPnya,kisah persahabatannya sewaktu SMP dan juga kehidupannya yang sekarang karena kesepian di tempat tinggalnya.

Dia bercerita bahwa orangtuanya tidak bisa menemaninya tinggal disana karena orangtuanya memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja,orangtuanya berkata,”Ayah dan Ibu bekerja juga kan agar kamu bisa tetap sekolah Rama.”

Dodi juga bercerita mengapa ia mau menemani Rama karena dia juga pernah merasa kesepian,saat kedua orangtuanya meninggal saat dia kelas 2 SMP,tapi Dodi akhirnya bangkit dan memberanikan diri untuk hidup sendiri,tetapi Dodi saat itu sudah memiliki banyak teman di sekolah,jadi dia merasakan kesepian itu di rumahnya yang tadinya hanya dia sendiri,tetapi dia sekarang tinggal dengan saudaranya.

Rama dan Dodi pun selalu berbagi cerita tentang kehidupan mereka,Rama sangat senang memliki teman seperti Dodi karena selama ini dia tidak mempunya tempat dimana dia harus bercerita tentang kesedihannya,Dodi adalah orang yang dpercaya Rama sebagai tempat berbagi.

Karena sudah dekat dengan Dodi,Rama mencoba bersosialisasi dengan teman-temannya yang lainnya,dia mengikuti obrolan-obrolan yang sedang dibicarakan teman-temannya itu,mereka pun sudah mulai nyaman untuk mengobrol dengan Rama.

Rama menghabiskan hari demi hari untuk bersosialisasi,untuk berteman agar batinnya tidak lagi kesepian seperti yang dia rasakan ketika di tempat tinggalnya,dia mencari kebahagiaan di sekolah dengan teman-teman dan menghabiskannya dengan kesepiannya di tempat tinggalnya.

Rama sangat senang menjalani waktu dengan teman-teman termasuk Dodi,tapi yang dia lupakan adalah kewajibannya sebagai anak sekolah yaitu belajar.Selama ini dia hanya ingin mendapatkan kebahagiaan dengan mengobrol dengan teman-temannya tapi ia tidak ingat dengan kata belajar.

Saat memasuki waktu ulangan umum semester pertama Rama pun stress memikirkannya karena ia tidak pernah memperhatikan apa yang dijelaskan oleh gurunya di sekolah.Dia mencoba belajar tapi ia tetap tidak paham apa yang dibacanya dalam buku paket karena ia tidak pernah memperhatikan penjelasan dari guru.

Saat ulangan umum semester petama tiba,Rama pun bersepakat dengan teman-teman untuk bekerja sama,setiap ulangan mereka bekerja sama mengerjakannya hingga ulangan umum semester pertama akhirnya selesai.

Salah satu teman sekelas Rama memberikan saran untuk menghabiskan liburan semester yaitu pergi piknik ke pantai.Akhirnya,merekas sekelas pun pergi ke pantai saat liburan tiba,mereka mengahbiskan waktu dengan bermain-main disana.

Saat malam hari,Rama keluar dari penginapan karena tidak bisa tidur memikirkan kehidupannya ke depan kalau selalu kesepian seperti itu yang akhirnya mengakibatkan dia tidak belajar.Saat di tepi pantai dia melihat Dodi sedang merenung di saung yang ada di tepi pantai itu lalu menghampirinya.

Dodi ternyata merenung disana karena ia tidak bisa tidur,ia memikirkan ulangan kemarin.Karena di malam itu tiba-tiba hujan Rama pun bercerita dia sangat suka hujan karena di tempat tinggalnya yang sepi,yang bisa menemaninya adalah suara hujan,dia merasakan suatu kebahagiaan pada saat hujan datang,sambil menunggu hujan selesai Rama menceritakan pada Dodi tentang kebingungannya itu,dia juga berkata pada Dodi,”Dod,kalau hari pertama semester kedua aku tidak masuk sekolah,aku mungkin sudah pindah ke tempat yang sangat jauh yang kaupun mungkin tak bisa menjangkaunya.”Dodi bingung,”Kemana,Ram?”.Rama pun tidak mau menjawab,tetapi tiba-tiba dari sakunya Rama mengeluarkan sebungkus rokok dan korek api,dia sudah mulai merokok karena pikirannya terlalu terbebani masalah,saat melihat itu Dodi pun melarang,”Ram,apa yang kamu lakukan?merokok tidak akan menyelesaikan masalah!”.Rama menjawab,”Sudahlah Dod,aku sudah tidak tahan memikirkan semua ini,aku merokok agar pikiranku tenang!”.Dodi tidak suka dengan kelakuan Rama pada saat itu,Dodi langsung memukul muka Rama yang tampak sangat frustasi pada saat itu,mereka pun bertengkar malam itu,akhirnya Dodi pun meninggalkan Rama malam itu untuk kembali ke penginapan.

Keesokan harinya adalah hari dimana mereka semua akan pulang kembali ke rumah masing-masing,teman-teman tidak tahu apa yang terjadi pada Rama dan Dodi,tapi mereka terlihat aneh karena tidak saling menyapa,setiap teman-teman yang bertanya pada mereka,mereka hanya menjawab tidak ada apa-apa diantara mereka.

Saat memasuki semester dua,teman-teman menanyakan Rama yang tidak masuk pada hari itu pada Dodi yang dianggap teman baik Rama.Dodi menjawab,”Paling-paling dia hanya sakit,sudahlah nggak usah dipikirin.” Lalu teman-teman merasa perasaan penasaran mereka terjawab,mereka tinggal menunggu apakah hari selanjutnya Rama akan masuk sekolah.

Walaupun di sekolah Dodi terlihat acuh,ternyata di rumah ia cemas dengan ketidak hadiran Rama pada hari pertama semester kedua,Ia ingat dengan perkataan Rama,” Dod,kalau hari pertama semester kedua aku tidak masuk sekolah,aku mungkin sudah pindah ke tempat yang sangat jauh yang kaupun mungkin tak bisa menjangkaunya.”Kata-kata itu selalu terlintas di pikiran Dodi karena dia merasa bersalah tidak menyampaikan pesan Rama itu pada teman-teman,Dodi pun mencoba menghubungi telepon genggam Rama untuk mengetahui keadaannya,tapi sayangnya telpon genggam Rama tidak bisa dihubungi,Dodi pun tidak tahu nomor telepon keluarga Rama bahkan tempat yang ditinggali Rama pun dia tidak pernah bertanya.

Akhirnya hari kedua tiba,teman-teman kembali menanyakan keadaan Rama yang lagi-lagi tidak masuk pada hari itu pada Dodi,dengan wajah menyesal Dodi pun bilang pada teman-teman bahwa Rama pernah berpesan padanya kalau hari pertama Rama tidak masuk sekolah,berarti dia sudah pindah ke tempat yang sangat jauh,teman-teman pun menanyakan tempat itu pada Dodi,tapi dia tidak mengetahuinya karena Rama tidak mau menjawab dan dia menceritakan bahwa malam itu mereka bertengkar.Mereka semua bingung kemana harus menanyakan keadaan Rama.Tiba-tiba ada pengumuman bahwa salah satu dari murid di sekolah mereka ada yang meninggal beberapa hari sebelum semester dua dimulai,tanpa disangka nama murid yang meninggal itu adalah Rama,teman mereka yang mereka cari saat itu,mereka semua pun kaget dan sedih mendengar pengumuman itu.Teman baru mereka yaitu Rama telah meninggal dunia,setelah ditanya ternyata Rama meninggal dunia di tempat tinggalnya dengan keadaan bunuh diri.

Saat sampai di rumah Dodi pun menangis dan bertanya-tanya mengapa Rama harus bunuh diri seperti itu,apakah karena kesendiriannya?Dodi terus menanyakan pertanyaan itu di pikirannya,akhirnya ia mendapat jawaban dari pesan yang terakhir diucapkan Rama yaitu “tempat yang sangat jauh” mungkinkan itu yang dimaksud Rama dengan kematian,Dodi sangat sedih ketika memikirkan kata itu karena ia merasa bersalah hal yang terakhir mereka lakukan sebelum terpisah adalah bertengkar.Sore itu pun di isi dengan hujan yang mengingatkan Dodi pada keseukaan Rama yaitu hujan,Dodi langsung keluar rumah dan mendengarkan suara hujan sambil memperhatikan hujan itu,saat memperhatikan hujan Dodi merasa ia melihat baying-bayang wajah Rama yang begitu kesepian dan saat mendengarkan suara hujan di saat yang bersamaan dia seperti melihat Rama berbicara padanya,”Sudahlah Dod,lupakan saja aku,jalan hidupmu dengan teman-teman yang masih bisa kau ajak bicara,masih bisa kau ajak bicara,jiwaku memang telah mati,tetapi persahabatan kita tetap abadi.Aku pergi dan tak akan kembali,semoga air hujan ini bisa mengingatkan kau pada persahabatan kita yang walaupun hanya sebentar tapi sangat berarti bagiku,akankah kita bertemu di akhir nanti,kita tidak tahu,aku akan selalu ingat kau sebagai sahabatku,akhirnya aku menemukan arti sahabat pada persahabatan kita,semoga persahabatan kita selalu abadi sahabatku……”,Dodi pun berkata”Selamat jalan sahabat,semoga kau tenang disana,setiap tetes air hujan akan mengingatkanku pada persahabatan kita yang singkat tapi sangan berarti ini…..”.Setelah kata perpisahan itu,hujan pun berhenti dan Dodi merasa Rama sudah pergi jauh.

Setiap hujan Dodi selalu teringat pada wajah dan ucapan Rama selama dia masih hidup dan menjalani persahabatan mereka berdua.Dodi merasakan ada kebahagiaan setiap ia mengingat persahabatan itu dan pada setiap hujan yang mengisi harinya.

Pesan:Semoga bisa menginspirasi kalian dalam berkarya(apa si?!) hahaha
keep rockin!

-Ar Way

3 komentar:

the god father mengatakan...

anjis.. edan lah si eta...
dapet dari mana ceritanya?
apakah itu merupakan, kisah nyata atau hanya karangan mu?
apaan tauu nyeettt.

Anisa mengatakan...

cRitaNYa T-O-P B-G-T dech

nadiya syahidati mengatakan...

oke cerpennya!